Ilustrasi beragam ban motor di Proban, Pamulang, Tangsel - Rodanesia.com/Verel

RODANESIA.COM - Saat musim penghujan, jalanan otomatis akan berubah menjadi lebih licin. Sehingga menuntut para pengendara motor harus ekstra hati-hati saat mengendarai sepeda motor.

Selain harus lebih berhati-hati saat berkendara, para pengendara motor juga harus lebih teliti dan sigap di jalanan yang licin. Selain itu, penggunaan ban motor juga perlu diperhatikan.

Usahakan menggunakan ban motor yang cocok digunakan di jalanan yang licin akibat hujan supaya lebih menjamin keselamatan karena ban lebih mampu mencengkram aspal sehingga tidak mudah tergelincir.

Pastikan tidak menggunakan ban dengan jenis kembangan khusus jalan kering, seperti kembangan yang minimalis atau bahkan slick (ban balap). Baik itu model tube type (dengan ban dalam) atau tubeless (tanpa ban dalam).

Selain jenis ban, perhatikan juga bagian permukaan ban, karena umumnya setiap ban tertulis kegunaan di kondisi yang seperti apa misalnya, seperti wet (basah), dry (kering), atau wet & dry (basah dan kering).

Saat menghadapi musim hujan, ban yang bisa digunakan adalah ban tipe wet. Atau, jika tidak ingin gonta-ganti ban dalam waktu yang lama, gunakanlah ban motor untuk segala musim atau tipe ban wet & dry.

Pilihan ban dengan kembangan atau motif rapat. Sebab, motif pada ban berguna untuk memecah air ketika sepeda motor menerjang genangan air akibat hujan. Jadi, motor bisa tetap stabil jika melewati genangan.

Semakin rapat kembangan, maka semakin tinggi kemampuan ban untuk membuang air yang dilalui di jalan. Dengan demikian, daya cengkram ban terhadap aspal pun bertambah kuat.

Kemudian, usahakan memilih ban dengan teknologi silica. Ban yang memiliki teknologi silica juga mampu mencengkram permukaan jalan dengan kuat.

Karena itu ban dengan teknologi silica dianggap aman digunakan ketika berkendara melalui jalanan yang licin dan basah akibat hujan. Pengendara motor juga bisa terhindar dari selip ketika sedang berbelok atau menikung.

Berita Terkini

arrow-up