Ilustrasi Daihatsu Sigra - daihatsu.co.id

RODANESIA.COM - Pemerintah sepertinya akan benar-benar menaikkan harga BBM subsidi, Pertalite. Itu bisa dilihat dari skema pemerintah menyiapkan bantalan sosial bagi masyarakat miskin sebagai dampak rencana kenaikan BBM.

Dari bocoran yang ada, BBM Pertalite yang sekarang berharga Rp7.650/liter akan mengalami kenaikan menjadi Rp10.000/liter.

Jika itu terjadi maka pemilik mobil LCGC (low cost green car) seperti model Daihatsu Ayla, Sigra, Toyota Agya,Calya, dan Honda Brio akan mengalami penambahan ongkos untuk biaya BBM.

Seperti diketahui model Ayla, Agya memiliki tangki penuh atau full tank sebesar 33 liter. Honda Brio sebesar 35 liter. Sedang si kembar 7 penumpang, Sigra dan Calya memiliki kapasitas tangki BBM 36 liter.

Lalu berapa ongkos BBM jika Pertalite mengalami kenaikan Rp10.000?

Untuk tipe Ayla/Agya, pemilik kendaraan harus merogoh kocek Rp330.000 liter dari sebelumnya Rp252.450/liter. Atau selisih Rp77.550.

Pemilik Brio akan mengeluarkan Rp350.000 dari sebelumnya Rp267.750 atau harus menambah uang Rp82.250.

Sedangkan untuk si kembar 7 penumpang Sigra/Calya, pemilik kendaraan harus merogoh kocek sedalam Rp360.000 dari sebelumnya Rp275.400 atau selisih Rp84.600.

Mobil LCGC dan juga mobil dengan kapasitas mesin di bawah 1.500 cc, termasuk Avanza dan Xpander masih dibolehkan memakai bensin jenis Pertalite.

Berita Terkini

arrow-up